Showing posts with label Fisika. Show all posts
Showing posts with label Fisika. Show all posts

Teori Atom Bohr [Makalah]

Judul Makalah : Teori Atom Bohr
Bidang Studi : Fisika
Penyusun : RUDI SUSANTO
Penjelasan Makalah :
Di awal abad ke-20, percobaan oleh Ernest Rutherford telah dapat menunjukkan bahwa atom terdiri dari sebentuk awan difus elektron bermuatan negatif mengelilingi inti yang kecil, padat, dan bermuatan positif. Berdasarkan data percobaan ini, sangat wajar jika fisikawan kemudian membayangkan sebuah model sistem keplanetan yang diterapkan pada atom, model Rutherford tahun 1911, dengan elektron-elektron mengorbit inti seperti layaknya planet mengorbit matahari. Namun demikian, model sistem keplanetan untuk atom menemui beberapa kesulitan. Sebagai contoh, hukum mekanika klasik (Newtonian) memprediksi bahwa elektron akan melepas radiasi elektromagnetik ketika sedang mengorbit inti. Karena dalam pelepasan tersebut elektron kehilangan energi, maka lama-kelamaan akan jatuh secara spiral menuju ke inti. Ketika ini terjadi, frekuensi radiasi elektromagnetik yang dipancarkan akan berubah. Namun percobaan pada akhir abad 19 menunjukkan bahwa loncatan bunga api listrik yang dilalukan dalam suatu gas bertekanan rendah di dalam sebuah tabung hampa akan membuat atom atom gas memancarkan cahaya (yang berarti radiasi elektromagnetik) dalam frekuensi-frekuensi tetap yang diskret.

Pada tahun 1913, Niels Bohr, fisikawan berkebangsaan Swedia, mengikuti jejak Einstein menerapkan teori kuantum untuk menerangkan hasil studinya mengenai spektrum atom hidrogen. Bohr mengemukakan teori baru mengenai struktur dan sifat-sifat atom. Teori atom Bohr ini pada prinsipnya menggabungkan teori kuantum Planck dan teori atom dari Ernest Rutherford yang dikemukakan pada tahun 1911. Bohr mengemukakan bahwa apabila elektron dalam orbit atom menyerap suatu kuantum energi, elektron akan meloncat keluar menuju orbit yang lebih tinggi. Sebaliknya, jika elektron itu memancarkan suatu kuantum energi, elektron akan jatuh ke orbit yang lebih dekat dengan inti atom.
SILAHKAN DOWNLOAD MAKALAH DISINI

Oven Mirowave [Makalah]

Judul Makalah : Oven Mirowave
Bidang Studi : Fisika
Penyusun : NA
Penjelasan Makalah :
PRINSIP DASAR MICROWAVE
Ada dua konsep fisika yang menjadi dasar dalam pemanfaatan gelombang mikro untuk memanaskan benda. Dua konsep tersebut adalah :
1. Radiasi gelombang
Microwave oven menggunakan gelombang radio berfrekuensi 2,5GHz untuk memanaskan makanan. Gelombang tersebut merambat secara radiasi.
2. Pemanasan dielektrik
Fenomena dimana gelombang radio memanaskan material dielektrik. Material disini berupa air, lemak, dan gula. Jenis material ini berkaitan erat dengan frekuensi gelombang radio yang berada pada frekuensi 2,5GHz. Gelombang radio pada frekuensi tersebut, akan diserap oleh material-material tadi. Hal ini akan menyebabkan atom-atom pada material tadi berotasi dan saling bertabrakan. Dari sinilah akan timbul panas sehingga makanan yang kita masukkan ke dalam microwave tadi bisa menjadi panas atau hangat.

ASUMSI PENYEDERHANAAN
Microwave oven yang dibahas disini adalah sebuah oven untuk memanaskan makanan dan sebagainya, yang lazim digunakan pada rumah tangga, dengan kata lain adalah bentuk yang paling dasar. Bisa jadi di dunia nyatanya hal ini akan sedikit berbeda karena ada kemungkinan microwave yang dipakai di kehidupan sekarang sudah banyak mengalami modifikasi untuk menaikan performanya ataupun untuk kegunaan
SILAHKAN DOWNLOAD MAKALAH DISINI

FISIKA DAN PENGUKURAN [Makalah]

Judul Makalah : FISIKA DAN PENGUKURAN
Bidang Studi : Fisika
Penyusun : NA
Penjelasan Makalah :
Pesawat ruang angkasa Cassini yang diluncurkan pada bulan Oktober 1997, mengorbit planet Saturnus. Selanjutnya, Cassini melakukan pengamatan jarak dekat terhadap planet Saturnus, yaitu cincin dan bulannya, selama 4 tahun. Agar misi ini dapat berjalan dengan sukses, para ilmuwan NASA harus mengendalikan posisi dan gerak Cassini. Untuk mendesain pesawat ruang angkasa semacam ini, ilmu fisika memegang peranan yang sangat penting.

SILAHKAN DOWNLOAD MAKALAH DISINI

Fisika Dasar [Makalah]

Judul Makalah : Fisika Dasar
Bidang Studi : Fisika
Penyusun : NA
Penjelasan Makalah :
PENGUKURAN

 Besar suatu besaran fisik (misalnya panjang, waktu, gaya, dan energi) dinyatakan sebagai suatu bilangan yang diikuti dengan suatu satuan.
 Satuan-satuan pokok Sistem Intemasional (SI) adalah meter (m), sekon (s), kilogram (kg), kelvin (K), ampere (A), mole (mol), dan kandela (cd). Setiap besaran fisik dapat dinyatakan dalam satuan-¬satuan pokok ini.
 Satuan-satuan dalam persamaan diperlukan seperti besaran aljabar lainnya.
 Faktor konversi, yang selalu sama dengan 1, memberikan suatu metode yang praktis untuk mengubah satuan yang satu ke yang lain.
 Bilangan yang sangat kecil dan sangat besar paling mudah ditulis dengan bilangan antara 1 dan 10 dikalikan dengan bilangan berpangkat dari 10. Cara penulisan ini disebut dengan notasi ilmiah. Jika mengalikan dua bilangan, maka eksponennya ditambahkan jika membagi, eksponennya dikurangkan. Jika suatu bilangan yang mengandung eksponen dipangkatkan lagi oleh suatu eksponen, maka eksponen-eksponennya dikalikan.
 Jumlah angka signifikan dalam hasil pengalian atau pembagian tidak lebih besar dari jumlah angka signifikan terkecil dan faktor¬-faktornya. Hasil penjumlahan atau pengurangan dua bilangan tidak akan mempunyai angka signifikan di luar tempat desimal terakhir di mana kedua bilangan asalnya mempunyai angka signifikan.
 Suatu bilangan yang dibulatkan ke pangkat terdekat dari bilangan pokok 10 disebut orde magnitudo. Orde magnitudo suatu besaran seringkali dapat diperkirakan dengan menggunakan asumsi yang masuk akal dan dengan perhitungan sederhana.
SILAHKAN DOWNLOAD MAKALAH DISINI