[MATERI] Dasar Latihan Olahraga Prestasi

Materi ini Membahas tentang Dasar Latihan Olahraga Prestasi, anda bisa mendownload Materi ini menggunakan bahsa indonesia yang baik dan benar ini lengkap dengan contoh 

Konsep Dasar LatihanGerak dalam olahraga prestasi pada umumnya dapat dilakukan dari gerakan yang relatif sederhana sampai tingkat gerak yang relatif sulit dilakukan Di dalam setiap cabang olahraga, khususnya olahraga prestasi, gerak merupakan salah satu unsur penting, karena gerak dari berbagai otot yang dirangkai menjadi satu kesatuan itulah yang menentukan spesikasi teknik cabang olahraga. Misalnya dalam nomor lempar lembing, gerak dimulai dari cara memegang lembing, menentukan jarak awalan, lari untuk membangun momentum, kemudian diakhiri dengan melepaskan lembing dari pegangan.

Kemudian agar gerak-gerak teknik termaksud berkualitas tinggi tentu harus didukung oleh banyak faktor dan faktor-faktor termaksud harus selalu menjadi perhatian dan pertimbangan pelatih dalam melaksanakan latihan. Faktor-faktor yang mempengaruhi termaksud di atas oleh Rushall and Pyke (1990:11) disajikan dalam bentuk diagram sebagai berikut,
Selanjutnya Rushall and Pyke (1990:11) menjelaskan, “The basic factors are balanced according to each sport’s requirements. The modifying factors need to be controlled as much as possibile in the training and competition environment.”
Dengan memperhatikan uraian di atas maka nampak jelas bahwa olahraga prestasi selain memiliki kompleksitas tinggi maka dapat pula ditarik suatu kesimpulan bahwa: 
a.Tugas pelatih untuk mencetak atlet yang berkualitas tinggi bukanlah pekerjaan mudah, karena ada banyak faktor yang menentukan keberhasilan latihan. 
b.Merupakan bidang garapan yang berat bagi seorang pelatih, khususnya para pelatih di Indonesia. 
c.Dalam upaya membina atlet agar dapat tampil prima di ajang pertandingan atau perlombaan diperlukan kerja sama tim yang anggota-anggotanya terdiri dari berapa ahli dalam bidang masing-masing seperti yang tersirat di dalam diagram di atas.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa untuk mencetak atlet hingga mencapai prestasi maksimal ‘tidak ada jalan pintas’. Karena itu dalam upaya membantu para pelatih melaksanakan tugasnya agar menjadi efektif dan berhasil, maka para ahli olahraga terus berupaya mencari jalan keluarnya melalui kajian-kajian ilmiah. Di antara temuan para ahli antara lain yang sangat penting dan juga yang perlu dipahami dengan baik oleh para pelatih adalah; konsep dasar tujuan latihan dan konsep dasar pengorganisasian latihan.

Tujuan akhir pelatih dan atlet mengikuti pertandingan/perlombaan adalah ‘menang’. Untuk dapat menjadi pemenang, selama bertanding/berlomba atlet harus mengeluarkan seluruh potensi yang dimiliki. Agar dapat menang dalam pertandingan/perlombaan, seluruh kemampuan atlet yang masih bersifat potensial harus dikembangkan dan ditingkatkan melalui kegiatan latihan. Dengan demikian dapat dikatakan, bahwa konsep dasar latihan adalah, membangun, mengembangkan, dan meningkatkan semua komponen kemampuan atlet yang masih bersifat potensial melalui kegiatan latihan hingga menjadi kemampuan yang berkualitas tinggi dan siap pakai. Sedangkan konsep dasar pengorganisasaian latihan adalah merancang kegiatan latihan dan menerapkanya. Tentang hal tersebut secara lengkap oleh Bompa (1994:3) dijelaskan sebagai berikut,

Today through training, as in ancient times, the athlete prepares himself/herself for a definite goal. In physiological terms, the goal is to improve the boy’s systems and functions in order to optimize athtletic-performance. In order to elevate athletic performace, the main scope of training centers around increasing the athlete’s working capacity and skill capabilities, as well as developing strong psychological traits. Training is led, organized and planned by coach, whose role among many others, is that of an educator, educator, whose task is very complex since he/she deals with many physiological, psychological and sosiological variables. Training, above everything, is a systematic athletic activity of long duration, progressively and individually graded, aiming at modeling the human’s physiological and psychological functions to meet demanding tasks.
Judul :Dasar Latihan Olahraga Prestasi
Bidang Studi : Penjaskes
Penyusun :

Terimaksih telah mengunjungi blog kami, anda bisa mendownload contoh makalah lengkap lainnya, dan juga contoh paper, jurnal internasional, kumpulan artikel, proposal, repository usu, repository - unair, repository umy, repository umb,repository ui, repository ipb, repository adalah, repository its dll.

JIKA Link download ERROR pada makalah [MATERI] Dasar Latihan Olahraga Prestasi silahkan ulangi KLIK download lagi.
This Is The Newest Post